PERSAMAAN DAN
PERBEDAAN ANTARA TELEHEALTH DAN TELEMEDICINE
PENGERTIAN TELEHEALTH
Pada telehealth secara umum ada dua teknologi yang dalam pelayanan : store forward dan real time tekhnologi.teknologi simpan dan sampaikan (store and forward)misalnya : gambar yang di dapatkan dari elektronik seperti tekhnologi x ray,dapat di kirimkan pada spesialis untuk di interpretasi. gambar tersebut saja yang berpindah-pindah.radiologi,dermatologi,patologi adalah contoh spesialisasi yang sangat kelihatan menggunakan teknologi ini.
Pada telehealth secara umum ada dua teknologi yang dalam pelayanan : store forward dan real time tekhnologi.teknologi simpan dan sampaikan (store and forward)misalnya : gambar yang di dapatkan dari elektronik seperti tekhnologi x ray,dapat di kirimkan pada spesialis untuk di interpretasi. gambar tersebut saja yang berpindah-pindah.radiologi,dermatologi,patologi adalah contoh spesialisasi yang sangat kelihatan menggunakan teknologi ini.
Teknologi real time
Real time adalah teknologi yang membuat pasien dan provider betinteraksi dalam waktu yang sama.banyak alat telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi dua arah menggunakan teknologi real time dalam telehealth.tekhnologi realtime juga dapat membuat alat untuk mentransimisikan gambar dari tempat yang berbeda.misalnya kamera untuk mengobservasikan keadaan klien.tekhnologi realtime memfasilitasi komunikasi dua arah baik audio maupun video,yang bisa digunakan dalam telehealth sebagai kombinasi realtime dan robotik,seorang dokter bedah dapat melakukan operasi dengan alat operasi khusus dari jarak tertentu.prosedur ini disebut dengan telepresence.Telepresence menjadi salah satu sub bagian dari telehealth.saat ini masih sedang di kembangkan karena membutuhkan sistem yang 100% reliable dan bandwith yang sangat tinggi.
ISSUE
Telehealth terdiri dari berbagai jenis bentuk dan telah menunjukkan segi manfaatnya.beberapa manfaat dari telehealth.misalnya : meningkatkan kualitas pelayanan,mengurangi waktu,meningkatkan produktifitas akses,meningkatkan peluang belajar.Ada beberapa issue yang pelu di perhatikan dalam penyelenggaraan telehealth yaitu :
Aspek legal
aspek hukum menyatakan bahwa :warga negara harus dilindungi dari praktek petugas kesehatan yang tidak baik.
Standar keamanaan
perhatian dalam aplikasi tekhnologi dalam pelayanan kesehatan adalah keamanan /keselamatan pasien.sistem pelayanan telehealth harus bisa menjamin keselamatan bagi pasien.
Keamanan data
telehealth memerlukan pencatatan elektronik,yang rawan akan privasi,kerahasiaan dan keamanan data.sehingga penyelenggaraan telehealth harus bisa menjamin keamanan data.
Infrastruktur komunikasi
infrastruktur telekomunikasi merupakan bagian dari telehealth yang mempunyai biaya dengan presentase paling besar. isu yang lain,adalah alat untuk hubungan antar muka akan sulit menyelenggarakan telehealth jika tidak ada saling hubungan antar alat.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Aplikasi telehealth dalam keperawatan,dapat dikembangkan di indonesia.peluang tersebut ada karena saat ini departemen kesehatan dalam hal ini sebagaitngan kanan pemerintah dalam upaya penanganan maslah kesehatan masyarakat indonesiua juga sedang menggencarkan program sistim informasi kesehatan nasional ( SIKNAS ).Peluang untuk pengembangan sistem informasi termasuk juga aplikasi telehealth dan telenursing bisa kita lihat dari pengalaman beberapa negara yang sudah mengembangkan,ternyata didapatkan banyak keuntungan dan manfaat yang bisa di peroleh.
Aplikasi telenursing juga dapat diterapkan dalam model hotline/call center yang dikelola organisasi keperawatan untuk melakukan triage pasien dengan memberikan informasi dan konseling dalam mengatur kunjungan RS dan mengurangi kedatangan pasien di ruang gawat darurat.Telenursing juga dapat di gunakan dalam aktifitas penyuluhan kesehatan,telekonsultasi keperawatan,pemeriksaan hasil lab. dan uji diagnostik,dan membantu dokter dalam mengimplementasikan protokol penanganan medis.
Telehealth terdiri dari berbagai jenis bentuk dan telah menunjukkan segi manfaatnya.beberapa manfaat dari telehealth.misalnya : meningkatkan kualitas pelayanan,mengurangi waktu,meningkatkan produktifitas akses,meningkatkan peluang belajar.Ada beberapa issue yang pelu di perhatikan dalam penyelenggaraan telehealth yaitu :
Aspek legal
aspek hukum menyatakan bahwa :warga negara harus dilindungi dari praktek petugas kesehatan yang tidak baik.
Standar keamanaan
perhatian dalam aplikasi tekhnologi dalam pelayanan kesehatan adalah keamanan /keselamatan pasien.sistem pelayanan telehealth harus bisa menjamin keselamatan bagi pasien.
Keamanan data
telehealth memerlukan pencatatan elektronik,yang rawan akan privasi,kerahasiaan dan keamanan data.sehingga penyelenggaraan telehealth harus bisa menjamin keamanan data.
Infrastruktur komunikasi
infrastruktur telekomunikasi merupakan bagian dari telehealth yang mempunyai biaya dengan presentase paling besar. isu yang lain,adalah alat untuk hubungan antar muka akan sulit menyelenggarakan telehealth jika tidak ada saling hubungan antar alat.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Aplikasi telehealth dalam keperawatan,dapat dikembangkan di indonesia.peluang tersebut ada karena saat ini departemen kesehatan dalam hal ini sebagaitngan kanan pemerintah dalam upaya penanganan maslah kesehatan masyarakat indonesiua juga sedang menggencarkan program sistim informasi kesehatan nasional ( SIKNAS ).Peluang untuk pengembangan sistem informasi termasuk juga aplikasi telehealth dan telenursing bisa kita lihat dari pengalaman beberapa negara yang sudah mengembangkan,ternyata didapatkan banyak keuntungan dan manfaat yang bisa di peroleh.
Aplikasi telenursing juga dapat diterapkan dalam model hotline/call center yang dikelola organisasi keperawatan untuk melakukan triage pasien dengan memberikan informasi dan konseling dalam mengatur kunjungan RS dan mengurangi kedatangan pasien di ruang gawat darurat.Telenursing juga dapat di gunakan dalam aktifitas penyuluhan kesehatan,telekonsultasi keperawatan,pemeriksaan hasil lab. dan uji diagnostik,dan membantu dokter dalam mengimplementasikan protokol penanganan medis.
PENGERTIAN TELEMEDICINE
Telemedicine adalah aplikasi dari pengobatan klinis, yang pengembangannya
memanfaatkan telepon, internet, dan jaringan komunikasi lain untuk mentransfer informasi
medis. Dengan transfer ini, informasi media tersebut dapat digunakan untuk
konsultasi kesehatan dan kadang-kadang dapat digunakan pula untuk prosedur
medis di tempat terpencil.
Dalam praktek pelaksanaannya, telemedicine diterapkan dalam
dua konsep, yaitu real-time (synchronous) dan store-and-forward
(asynchronous). Telemedicine secara real-time (synchronous
telemedicine) bisa berbentuk sedarhana seperti penggunaan telepon, atau
kompleks seperti penggunaaan robot rendah. Synchronous telemedicine memerlukan
kehadiran kedua pihak pada waktu yang sama. Telemedicine dengan store-and-forward (asynchronous
telemedicine) mencakup pengumpulan data medis dan pengiriman data ini ke
seorang dokter (specialist) pada waktu yang tepat untuk evaluasi secara offline.
Jenis telemedicine ini tidak memerlukan kehadiran kedua belah pihak
dalam waktu yang sama.
Audio-Video
Istilah video juga biasa digunakan untuk menerangkan sistem-sistem
yang berkaitan dengan proses perekaman dan transmisi yaitu sistem pengambilan
atau penangkapan suara, sambungan transmisi pembawa bunyi, amplifier dan
lainnya. Audio sendiri memiliki pengertian sebagai suatu perangkat yang
berfungsi sebagai penerima gambar dan suara.
Audio-Video merupakan perangkat soundsystem yang dilengkapi dengan penampilan
gambar, biasanya digunakan untuk presentasi, home theater, dsb.
2.1
Telemetri
Sistem telemetri adalah cara pengukuran jarak jauh yang
memanfaatkan sarana komunikasi. Sensor yang terpasang pada stasiun pemantau mengukur
besar-besaran fisis pada suatu lingkungan, hasil tersebut berupa informasi
elektris yang diperkuat oleh sistem penguat awal (pre-Amp) maupun sistem
penguat (Amplifier). Setelah mendapat penguatan yang cukup sesuai dengan
sistem berikutnya, sinyal dikondisikan agar mempunyai kualitas data yang baik
oleh SC (Signal Conditioner).
Dengan demikian setelah melewati SC, sinyal elektris akan lebih
bersih dari noise maupun sinyal- sinyal palsu. Mengingat penampil
besaran merupakan sistem digital, maka sinyal tersebut harus diubah ke bentuk
digital oleh Analog Digital Converter (ADC). Selanjutnya data tersebut
dapat dikirimkan ke stasiun pengendali melalui sistem komunikasi data yang
terdiri atas modem (Modulator-demodulator) dan sistem komunikasi biasa
seperti pemancar radio, telepon kabel, telepon seluler maupun dikirimkan
melalui satelit.
2.2
Robotic
Istilah robot berasal dari bahasa Cekoslowakia.Kata robot berasal
dari kosakata “Robota” yang berarti “kerja cepat”. Istilah ini muncul pada tahun
1920 oleh seorang pengarang sandiwara bernama K. Capec. Sedangkan pengertian
robot secara tepat adalah system atau alat yang dapat berperilaku atau
meniru perilaku manusia dengan tujuan untuk menggantikan dan mempermudah
kerja/aktifitas manusia. Untuk dapat diklasifikasikan sebagai robot, mesin
harus memiliki dua macam kemampuan yaitu:
1. Bisa mendapatkan informasi dari
sekelilingnya.
2. Bisa melakukan sesuatu secara fisik seperti
bergerak atau memanipulasi objek.
Untuk dapat dikatakan sebagai robot sebuah sistem tidak perlu
untuk meniru semua tingkah laku manusia, namun suatu sistem tersebut dapat
mengadopsi satu atau dua saja sistem yang ada pada diri manusia saja sudah
dapat dikatakan sebagai robot. Sistem yang diadopsi berupa sistem penglihatan
(mata), sistem pendengaran (telinga) ataupun sistem gerak.
Belakangan ini, perkembangan hebat telah dibuat dalam robot medis,
dengan dua perusahaan khusus, Computer Motion dan Intuitive Surgical yang
menerima pengesahan pengaturan di Amerika Utara, Eropa dan Asia atas
robot-robotnya untuk digunakan dalam prosedur pembedahan minimal. Otomasi
laboratorium juga merupakan area yang berkembang. Di sini, robot benchtop digunakan
untuk memindahkan sampel biologis atau kimiawi antar perangkat seperti
inkubator, berupa pemegang dan pembaca cairan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar